• Jumat, 3 Desember 2021

Pemkot Bandung Siapkan 78 Acara Tahun 2022 Guna Dongkrak Pariwisata Pasca Pandemi Covid 19

- Kamis, 25 November 2021 | 10:39 WIB
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna (tengah) saat peluncuran Bandung Calender of Event 2022 di Grand Ballroom el Royale Hotel, Rabu, 24 November 2021.  (Humas Pemkot Bandung)
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna (tengah) saat peluncuran Bandung Calender of Event 2022 di Grand Ballroom el Royale Hotel, Rabu, 24 November 2021. (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerintah Kota Bandung menyiapkan 78 acara yang akan digelar sepanjang tahun 2022 guna mendongkrak pariwisata pasca pandemi Covid 19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna menuturkan, sekalipun tujuan wisatawan ke wilayah kabupaten kota di Bandung Raya, namun Kota Bandung tetap menjadi magnet sebagai tempat menginap. Bahkan, urusan kuliner dan belanjanya justru menjadi tujuan utama.

Ema berharap, beragam acara ini mampu menjadi tonggak meningkatkan perekonomian melalui sektor pariwisata. Sebab, Kota Bandung tidak memiliki destinasi wisata alam. Namun potensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui beragam kreativitasnya menjadi kekuatan tersendiri.

Baca Juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Raih Dua Penghargaan People of The Year 2021

"Harapannya, apa yang kita rencanakan Allah berikan kemudahan dan kelancaran. Bisa terealisasi seiring membaiknya beberapa hal terutama mengenai masalah pandemi Covid 19," ucap Ema usai peluncuran Bandung Calender of Event 2022 di Grand Ballroom el Royale Hotel, Rabu, 24 November 2021.

Ema menjelaskan, dengan terselenggaranya beragam acara tersebut akan memberikan 'multiplayer effect' di luar pariwisata. Seperti pada penambahan penghasilan UMKM, penyerapan tenaga kerja, peningkatan omzet ataupun okupansi hotel. Semua itu akan berpengaruh pada raihan pendapatan pajak.

"Kalau pariwisata hidup, ekonomi Kota Bandung luar biasa. Kalau itu menghasilkan PAD (pendapatan asli daerah), kita bisa membangun lebih leluasa. Toh rakyat juga yang akan menikmatinya," ujarnya.

Baca Juga: Kebijakan dan Inovasi Ridwan Kamil Berhasil Bangkitkan Ekonomi Masyarakat saat Pandemi

Meski begitu, Ema tetap mengingatkan bahwa protokol kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Jangan sampai hanya fokus menjalankan sektor pariwisata namun lalai menjaga kedisiplinan protokol kesehatan (prokes).

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X