• Rabu, 10 Agustus 2022

Lewat Pengurangan Sampah Berwawasan Lingkungan, Bangun Destinasi Wisata Super Prioritas Berkelanjutan

- Rabu, 9 Maret 2022 | 12:32 WIB
Pantai dan sampah. Lewat pengurangan sampah berwawasan lingkungan, bangun destinasi wisata super prioritas berkelanjutan di Indonesia. (Pixabay/Sergei Tokmakov)
Pantai dan sampah. Lewat pengurangan sampah berwawasan lingkungan, bangun destinasi wisata super prioritas berkelanjutan di Indonesia. (Pixabay/Sergei Tokmakov)

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Alue Dohong, PhD., dalam sambutannya menjelaskan, bahwa sampah menjadi salah satu sumber yang menyebabkan kondisi lingkungan menjadi menurun kualitasnya, bukan hanya secara estetika, tetapi lebih penting lagi, karena sampah merupakan salah satu sektor sumber emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang berbahaya bagi kerusakan atmosfir yang akan memberikan dampak buruk pada kehidupan masyarakat. Dalam hal ini, pemerintah berperan penting dalam penerapan peraturan pengelolaan sampah berbasis kawasan, termasuk di antaranya kawasan wisata.

"Sejalan dengan tema Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2022 yaitu kelola sampah, turunkan emisi, bangun proklim, kawasan wisata hendaknya menjadi salah satu ekosistem yang perlu diperhatikan upaya berkelanjutan dalam pengelolaan sampahnya. Penanganan dan pengelolaan sampah untuk turunkan emisi GRK harus melibatkan seluruh komponen masyarakat yang meliputi pemerintah baik pusat dan daerah, akademisi, aktivis, komunitas, dunia usaha, asosiasi profesional dan bahkan individual. Industri daur ulang dapat berperan besar dalam proses pengurangan sampah sehingga sampah di kawasan wisata dapat dikumpulkan lalu di daur ulang menjadi produk yang lebih bermanfaat," papar Alue Dohong.

Baca Juga: Liga Champions: Dikalahkan Inter Milan, Liverpool Tetap Berhak Melaju ke Perempat Final

Lebih lanjut Alue mengatakan, bank sampah dan pengepul sampah adalah ujung tombak dalam pengumpulan sampah, selain sebagai sarana pengumpulan sampah juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampahnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati, mengatakan perlu adanya keseimbangan antara sosial budaya, ekonomi dan lingkungan, dimana salah satunya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sehingga menciptakan alam yang bersih, indah dan nyaman sebagai modal industri pariwisata Indonesia.

"KLHK juga melakukan aksi nyata secara masif melalui komunikasi informasi dan edukasi kepada seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pilah sampah di sumber, gerakan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, pendampingan dan peningkatan kapasitas bagi pemerintah daerah serta bermitra dengan berbagai pihak seperti acara hari ini," tambahnya.

Baca Juga: Jadi Tersangka Setelah Diperiksa 13 Jam, Doni Salmanan Langsung Ditahan

Menjawab pentingnya peran sektor swasta dan juga dunia usaha dalam memberikan kontribusi nyata terhadap manajemen sampah di Kawasan Wisata, Vera Galuh Sugianto, VP General Secretary Danone Indonesia menjabarkan, melalui kerangka program #BijakBerplastik yang telah dilakukan Danone-AQUA sejak 2018, kami terus melakukan berbagai usaha konkrit dalam pengelolaan sampah plastik, sesuai dengan tiga pilar utama #BijakBerplastik yaitu pengumpulan, edukasi, dan inovasi. Tak bisa dipungkiri bahwa kawasan wisata menjadi salah satu sektor yang harus mendapatkan perhatian khusus. Pengumpulan sampah yang sistematis dan terintegrasi telah kami mulai di lima kawasan destinasi wisata prioritas yaitu Labuan Bajo, Mandalika, Toba, Likupang dan Borobudur.

"Usaha ini melibatkan kerjasama dengan multi pihak sehingga dapat mengurangi sampah ke laut, meminimalkan emisi GRK, dan memberikan nilai tambah terhadap sampah tersebut untuk menjadi produk yang lebih bermanfaat," ujarnya.

Danone-AQUA telah menjadi pionir dalam program daur ulang dan pengumpulan kemasan plastik bekas melalui Program AQUA Peduli (Pengelolaan Daur Ulang Limbah) sejak tahun 1993.

Halaman:

Editor: Ega Gantina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X